Tips Cara Mendidik Anak yang Baik Supaya Baik Secara Islami

Cara Mendidik Anak yang Baik Secara Islami 9

Cara Mendidik Anak yang Baik Secara Islami – Agar mampu menjadi insan yang saleh, berkewajiban untuk mendidik anaknya

Metode mendidik anak secara islami masih langka, padahal untuk mewujudkan generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak sejak usia dini. Sejak usia dini, padahal untuk mewujudkan generasi ummat yang islami pada masa depan diperlukan pembinaan atau pendidikan anak Cara mendidik anak secara islami masih langka, generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak diwujudkan padahal untuk sejak usia dini. Semenjak usia dini, generasi ummat yang islami pada masa depan diperlukan pembinaan atau pendidikan anak. Karena sebenarnya pada hari qiamat nanti akan diminta pertangggung jawaban atas generasi-generasi muda kita, seyogyalah kita bersikap seperti yang dianjurkan dalam Alquran.

Menyingkapi talenta anak,dan menghadapi anak-anak berbakat dan kreatif,biasanya kreatif lahir dari tuntutan untuk memenuhi kebutuhan utama manusia,keungggulan seseorang tidak lahir secara tiba-tiba.

Hal itu bakal muncul pada anak yang mempunyai daya imajinasi yang luas dan dinamis dan ini berjalan seiring dengan perkembangan fisik dan usia anak. Dalam perkembangan anak yang kreatif kita dapat melihat sejumlah talenta yang mereka tunjukkan melewati menggambar, meniru, dan menggunakan kalimat yang berfariasi atau bermain bongkar pasang kreatifitas akan lebih jelas terlihat pada usia sembilan tahun dan 12 tahun, anak usia itu mulai dapat memahami siapa dirinya dan cerdas menyingkapi permasalahan disekelilingnya,ia senantiasa mencari pemecahan atas beragam masalah yang dihadapinya.

Pengaruh lingkungan, keluarga, cukuplah tidak kecil pengaruhnya dan bakal mempengaruhi kondisi phisikologis dan spiritual anak,keluarga peran krusial dalam membentuk moral anak-anak berikan peluang untuk bergaul dengan teman-teman sebayanya dan dan melakukan kolektif melewati cara tersebut.

Agar mengimplikasikan rasa empati terhadap permainan, sebaiknya keluarga memberikan lain permainan yang berfariasi kepada anak-anak,dan sebaliknya juga keluarga memotivasi

Saat bersedia makan dan lain-lain yang diatur menurut norma agama, mencuci tangan dibiasakan oleh diantaranya etika dalam makan diantaranya anak sebelum makan dan membaca doa

Biar timbul rasa manusiawi dan sayang kepada sesama, lalu etika dalam berkunjung kita tanamkan kepada anak-anak

Kalau anda jujur Ibu bakal memaafkannmu, maka katakanlah kepadanya

Setelah ada pengakuan si anak kita katakan kepada anak-anak,sesungguhnya barang yang anak pecahkan tersebut telah sampai ajalnya.

Kemudian lagi anak-anak harus kita berikan kebebasan,arti kebebsan bagi anak-anak dalam artian sesuai kebutuhannya, tanamkan sejak dini kepada anak bahwa ia adalah seorang anak pahlawan dengan demikian anak-anak telah sugesti untuk menjdi orang kuat dan pemberani.jika kita melihat anak yang kurang kompoten berikan motivasi,dan kalau anak melakukan kesalahan orang tua berhak menghukum anak sesuai kesalahan yang dilakukannya,untuk itu islam memberikan beberapa konsep hukuman bagi anak-anak ditinjau segi manfaatnya,tak juga menyakiti dan menyiksa apa lagi balas dendam tetapi yang kita tuju suatu yang baik dan mendidik bagi anak-anak.

Untuk tersebut metode yang diterapkan harus mampu memotivasi anak pada pengamalan Hablumminannas dan Hablumminallah,melewati metode ini anak akan terpelihara fitrahnya,islam menganjurkan kita mendidik anak secara islami,karena pendidikan anak adalah upaya melahirkan generasi mendatang.