9 Sektor Melemah, IHSG Berkurang Nyaris Tinggalkan 6.505

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal berbalik kezona mositif sore ini dan tersungkur di zona merah pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. IHSG turun ke 6.505.

Sesaat nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (AS) sore hari ini selalu melemah. Dolar AS ada di tempat Rp 13. 625. Tempo hari dolar ada di level Rp 13. 596.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 53, 348 point (0, 82%) ke level 6. 491, 286. Indeks LQ45 turun 13, 370 point (1, 21%) ke level 1. 089, 707

Buka perdagangan, Jumat (9/2/2018), IHSG melemah sekali lagi 74, 739 point (1, 14%) ke level 6. 469, 895. Indeks LQ45 tergelincir 15, 285 point (1, 39%) ke 1. 087, 792.

Pada jam 09. 05 saat JATS, IHSG berbalik arah serta turun 71, 177 point (1, 09%) ke level 6. 473, 457. Sesaat indeks LQ45 turun 13, 568 point (1, 23%) ke 1. 089, 509.

IHGS tidak kunjung lebih baik sampai jeda perdagangan siang hari ini. IHSG turun 72, 127 point (1, 10%) ke 6. 427, 507. Indeks LQ45 melemah 13, 296 point (1, 21%) ke 1. 089, 781.

Tutup perdagangan sore hari ini, IHSG masih tetap melemah. IHSG turun 39, 111 point (0, 60%) ke 6. 505, 523. Indeks LQ45 turun 5, 414 point (0, 49%) ke 1. 097, 663.

Laju IHSG terbawa nagitfnya laju sebagian besar saham bidangal yang di pimpin pelemahan bidang tambang sebesar 2, 48%. Tempat teratas yang pernah dihinggapi IHSG sampai sore hari ini ada di 6. 505, 523 serta paling rendah di 6. 460, 643.

Baca juga: kurs dollar hari ini

Perdagangan saham terpantau cukup ramai dengan frekwensi perdagangan 333. 360 kali transaksi sejumlah 11, 8 miliar lembar saham sejumlah Rp 8, 2 triliun.

Dow Jones kembali dalam zone merah. Kesempatan ini Indeks DJIA kembali anjlok sampai 1032 point (4%) di 23860, 46. Indeks S&P serta Nasdaq semasing alami penurunan 3, 75% serta 3, 90% di 2581, 00 serta 6777, 16.

Penurunan ini kembali dikarenakan kecemasan juga akan percepatan kenaikan tingkat suku bunga. Walau demikian perlu untuk diketahui Sepanjang th. 2017 DJIA sudah naik tinggi hingga koreksi memanglah rawan untuk berlangsung. Sentimen negatif ini sudah menghimpit EIDO turun sampai 3, 53%.

Pada perdagangan hari ini juga akan berlangsung 2 sentimen yang memengaruhi. Sentimen positif datang dari dalam negeri berbentuk kenaikan rating. Walau demikian sentimen dari luar yakni anjloknya bursa wall street juga akan jadi sentimen negatif.

Diluar itu harga komoditas juga alami koreksi. IHSG juga akan bergerak dalam desakan dengan kecenderungan terkoreksi. Investor asing disangka masih tetap juga akan membukukan penjualan bersih. IHSG juga akan ada pada rentang 6420 sampai 6570.

Bursa-bursa Asia sore hari ini juga kompak ada di zone merah. Tersebut kondisi di bursa regional sore hari ini :
-Indeks Nikkei 225 turun 705, 100 point (3, 22%) ke level 21. 285, 760
-Indeks Hang Seng melemah 1. 169, 990 point (3, 84%) ke level 29. 281, 279
-Indeks Komposit Shanghai melemah 150, 860 point (3, 62%) ke level 3. 111, 190.
-Indeks Strait Times turun 61, 840 atau (1, 81%) ke level 3. 354, 060.

Saham-saham yang naik penting sore hari ini serta masuk deretan top gainers salah satunya yaitu, Unilever Indonesia (UNVR) naik 1. 025 point (1, 89%) ke 55. 400, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 750 ke Rp 6. 675, Indocement (INTP) naik Rp 650 ke Rp 21. 800 serta Goodyear (GDYR) naik Rp 265 ke Rp 2. 210.

Sesaat saham-saham yang masuk deretan top losers salah satunya yaitu, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1. 950 (2, 35%) ke 81. 200, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 700 ke Rp 28. 300, Matahari (LPPF) turun Rp 375 serta Indika Daya (INDY) turun Rp 250 ke Rp 4. 020.