Preman Kampung Asal Nganjuk Bacok Tetangga

Beruntung polisi bisa mengamankan supriyono dari amukan warga desa tiripan berbek nganjuk yang mengetahui telah membacok mulyo juga masih tetangganya sendiri polisi langsung membawa ke mapolsek berbek .

Kapolsek berbek akp bambang sugiarto mengatakan pelaku merupakan preman kampung yang sering kali berbuat onar di kampungnya saat kejadian pelaku mabuk hingga akhirnya membacok orang yang tak bersalah.

Kini sugiarto mendekam di tahan mapolsek berbek untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku akan dijerat pasal 531 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tiga abg di nganjuk jawa timur digerebek polisi usai melakukan Pencurian kendaraan bermotor milik tetangganya kepada polisi ketiga abg tersebut mengaku nekad melakukan pencurian karena ingin memiliki sepeda motor untuk berkunjung ke teman gadisnya.

Polisi pertama kali menggerebek edy yulianto di rumahnya desa rowomarto kecamatan patianrowo kabupaten nganjuk abg tujuh belas tahun ini menjadi otak pencurian sepeda motor milik binti muqasanah yang tak lain adalah tetangga dekatnya saat dilakukan penangkapan nenek edy nampak shock dan meminta polisi untuk mengampuni cucunya itu.

Berbekal informasi dari edy polisi menangkap sukoco dan agus santoso di rumahnya saat sedang tidur kedua warga desa babatan kecamatan patianrowo ini turut serta melakukan pencurian sepeda motor yang diotaki edy satu pelaku lain kini masih buron.

Menurut iptu sandari kapolsek patianrowo penangkapan komplotan abg curanmor ini berkat informasi salah satu teman pelaku yang mengetahui edy memiliki motor tanpa asal usul yang jelas secara kebetulan motor milik edy bermerk sama dengan milik binti muqasanah yang raib beberapa hari sebelumnya.

Saat dilakukan pemeriksaan ketiga pelaku curanmor ini mengaku hanya ingin memiliki sepeda motor dan tidak bermaksud menjualnya sepeda motor tersebut hendak digunakan bergantian untuk mengunjungi teman perempuannya.

Sementara itu untuk melengkapi berkas penyidikan polisi langsung menggelar rekonstruksi kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut rekonstruksi yang digelar di rumah binti muqasanah langsung dibanjiri warga yang ingin mengetahui pelaku dari dekat.

Eorang bocah di nganjuk jawa timur harus berurusan dengan polisi setelah terbukti merampas tas milik pedagang sayur keliling dalam aksinya bocah 14 tahun itu terlebih dahulu memukul korban hingga pingsan.

Menikmati Hidup dengan Berita Politik Indonesia

Menikmati Hidup dengan Berita – Banyak para manusia diluar sana menikmati hidup dengan berbagai macam cara. Ada yang suka hidup dengan cara ngopi santai di cafe, ada yang menikmati berita politik indonesia, ada yang doyan travelling dan berbagai hal lainnya. Tetapi saya juga menikmati dengan cara saya. Saya menikmati hidup dengan membaca berita politik indonesia di arah.com yang tentu ini sedikit saja diantara anda yang tau akan hal tersebut karena portal berita ini tidak banyak yang tau.

Jadi pada suatu hari saya sedang mencari cari artikel di internet kemudian saya melihat iklan dengan judul “debat politik indonesia”, dan wow kok gitu aja. Kemudian mau gak mau saya klik karena judulnya singkat padat dan saya ragu akan kepadatan beritanya. Kemudian saya mulailah membacanya perlahan. Ternyata setelah saya cek secara mendetail ternyata beritanya cukup nikmat bagi saya. Oh iya mereka juga memiliki kanal berita unik yang berisikan tentang berita aneh terbaru yang terjadi di indonesia dan dunia. Tentu ini akan saya bahas nanti karena sekarang yang akan saya bahas adalah tentang berita politik indonesia.

Kembali lagi ke bahasan awal, jika anda lihat dan pahami tiap tulisan disana ternyata berita yang disampaikan cukup berimbang. Tidak ada memojokkan pihak lain dan ini yang saya tunggu dan juga saya suka. Kenapa kita harus membaca berita yang terlalu pro terhadap pihak a ataupun b. Kita butuh berita yang berimbang sesuai dengan kenyataan yang ada. Oleh karena itu saya lanjutkan lagi membaca berita tersebut. Sayang ada satu kekurangannya yaitu saya tidak tau pemilik dari website tersebut. Kalau saya liat sepertinya ada afilasi dengan kompas tetapi entahlah. Itu hanya opini dan pencarian pribadi saja.

Kemudian ketika saya sudah sumpek dengan berita politik maka saya masuk ke kanal berita unik dan aneh. Yap berita disini buat saya cukup asik dan seru tentunya. Saya bisa me refreshing otak saya yang mulai sumpek dengan hal tersebut. Walaupun saya penikmat berita politik tetapi terkadang juga bosan dong, boleh dong ya. Kemudian saya lanjutkan lagi membaca disana, tak disangka dan tak diduga artikelnya bener bener unik dan bermanfaat buat saya.

Yap, begitulah perjalanan saya mencari mencari berita politik yang saya suka. Oleh karena itu jika anda juga sama seperti saya tentu tidak ada salahnya anda mengunjungi website tersebut.

Kinerja MK Dinilai Lamban, Ini Penjelasannya

Kinerja Mk Dinilai Lamban – Jelang pemilihan pemimpin baru Mahkamah Konstitusi tetap dikritik kinerjanya gara-gara di bawah ketua Arief Hidayat yang masa tugasnya berakhir lebih dari satu hari mendatang, MK tetap dianggap lamban dalam bekerja.

Temuan Kode Inisiatif Adelina Syahda mengutarakan MK perlu kala sampai 10 bulan untuk menentukan suatu kasus sepanjang 2016 padahalĀ  penanganan kasus oleh MK sebelumnya umumnya hanya perlu kala 6,5 bulan. Baca juga berita politik lainnya

“Lambatnya penanganan kasus berikut selanjutnya mencegah dan menyebabkan perkara di MK terlalu banyak” tutur Adelina melalui info resmi yang diterima oleh portal tempat online, Kamis.

MK terhitung dinilai kurang responsif dalam melihat pengujian sebuah undang-undang yang jelas.

Salah satunya ujar Adelina, ketika menanggulangi uji materi UU Pilkada yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) perihal kewajiban berkonsultasi bersama dengan DPR dan pemerintah. MK selanjutnya memutus uji materi berikut terhadap 10 Juli lalu setelah digugat semenjak Oktober 2016.

“Seharusnya keinginan pengujian pasal berikut dapat ditanggapi secara cepat oleh MK mengatur bersama dengan momentum pembahasan RUU di DPR” ujar Adelina.

Sedangkan berikut lanjutnya, kinerja MK terhitung dinilai alami penurunan setelah timbulnya kasus suap yang menjerat salah satu hakim konstitusi Patrialis Akbar. Kasus berikut mengingatkan terhadap perkara eks Ketua MK Akil Mochtar yang menerima suap untuk kasus pilkada terhadap 2012.

Adelina berujar lebih dari satu kasus berikut mesti menjadi evalusi internal MK dan pemilihan ketua MK mendatang tak hanya menjadi seremoni tapi terhitung momentum untuk menilai dan melakukan perbaikan lembaga peradilan konstitusi itu.

“Ini waktunya MK memilih langkah nyata untuk melakukan perbaikan kasus di dalam. Semoga tersedia sebagian satu} pilihan lain calon ketua MK yang dapat dipilih oleh lebih dari satu hakim konstitusi” ujarnya.

Sesuai ketentuan dalam pasal 4 ayat (3) UU MK memaparkan, pemilihan ketua dan wakil ketua MK dilakukan berasal dari dan oleh hakim konstitusi untuk masa jabatan 2,5 tahun. Atas dasar itu sembilan hakim MK mempunyai kesempatan menjadi ketua dan wakil ketua MK.

Arief sendiri sudah menjabat sebagai Ketua MK jadi berasal dari 2014 dan mengakhiri masa jabatannya terhadap 14 Juli 2017.