5 Kesalahan saat Memilih Hosting Murah yang Wajib Anda Hindari

hosting-murah

Hosting murah menjadi salah satu hal yang banyak dicari para pebisnis online. Sebab, dengan memilih hosting murah, diharapkan kelancaran website yang digunakan untuk berbisnis dapat terjamin dan Anda tidak perlu mengeluarkan biaya mahal. Namun, ternyata kata “murah” ini terkadang menjadi bumerang tersendiri bagi Anda sebagai pengguna hosting. Hanya karena ingin mengejar penghematan pengeluaran, kualitas dari hosting itu sendiri menjadi terabaikan. Akibatnya sudah bisa ditebak. Website yang Anda buat sering mengalami trouble hingga akhirnya mengganggu kelancaran dan kemajuan dari bisnis Anda. Hal ini tentu sangat merugikan Anda, bukan? Namun begitu, kesalahan ini sering sekali dilakukan oleh para pebisnis. Bahkan, bukan hanya itu saja, masih ada beberapa kesalahan lain yang semakin melengkapi kerugian yang Anda tanggung.Nah, agar Anda bisnis Anda tidak tersendat hanya karena salah dalam memilih jasa penyedia hosting, hindari semua kesalahan berikut ini.

1. Tergoda dengan Penawaran Unlimited

Banyak orang yang mengira bahwa penyedia jasa yang memberikan penawaran unlimited benar-benar akan memberikan ruang penyimpanan yang besar dan tanpa batas. Padahal, jika dipikir secara logika, tidak mungkin ada sebuah layanan jasa hosting yang memberikan penawaran tersebut kepada semua pelanggannya, bukan? Bisa dibayangkan berapa besar bandwith yang harus mereka sediakan. Pasti ada ketentuan khusus untuk kata “unlimited” ini. Sayangnya, tidak semua orang menyadari hal tersebut. Perlu diketahui, biasanya unlimited tersebut hanya terbatas pada penggunaan sewajarnya. Sehingga, apabila terjadi penggunaan yang melebihi kewajaran, statement unlimited tidak berlaku lagi. Anda tetap akan dikenai cash kelebihan dari penggunaan tersebut. Untuk itu, jangan asal tergoda dengan penawaran unlimited. Mintalah penjelasan lebih detail tentang hal ini. Atau, Anda bisa membacanya pada halaman Terms of Servicer (ToS).

2. Tergoda Harga Murah

Seperti telah dijelaskan di awal artikel ini, mendapatkan harga murah memang yang diinginkan banyak orang. Namun begitu, harga tersebut kemudian mengalahkan kualitas yang diberikan. Apa gunanya Anda mendapatkan harga murah namun ternyata sering terjadi trouble dalam website Anda. Justru kerugian yang Anda alami lebih besar daripada membayar hosting dengan harga wajar. Bukan hanya itu, telitilah harga yang dicoret atau dicentang. Harga seperti ini biasanya mempunyai maksud tertentu. Biasanya, pembayaran murah hanya berlaku pada bulan atau tahun pertama. Sementara, untuk bulan atau tahun-tahun berikutnya akan dikenai tarif biasa. Nah, Anda harus melihat harga untuk tarif yang biasa ini, yang bisa jadi sangat mahal. Jangan sampai Anda tertipu untuk harga ini.

3. Tidak Memperhatikan Layanan Pelanggan

Layanan seperti ini terkadang tidak begitu menjadi perhatian pelanggan. Padahal, layanan seperti ini sangat penting untuk Anda dapatkan sebagai pelanggan. Sebab, pada saat-saat tertentu, pasti akan ada masa di mana koneksi server mengalami trouble. Jika layanan pelanggan ini tidak baik, Anda tidak akan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Untuk itu, pastikan untuk mendapatkan layanan pelanggan yang cukup baik. Jangan asal percaya juga dengan tulisan layanan 24/7 (layanan 24 jam selama 7 hari). Sebab, banyak penyedia hosting yang mencantumkan tulisan tersebut namun tetap susah untuk dihubungi pada saat Anda membutuhkannya. Anda bisa menilai layanan mereka dari lamanya mereka membalas chat Anda selama berkomunikasi sebelum menentukan pilihan.

4. Tidak Siap Melakukan Upgrade Website

Pada umumnya, setiap penyedia jasa hosting memberikan upgrade yang bagus. Hanya saja, para pengguna jarang melakukannya karena sudah merasa enjoy pada hosting yang digunakannya saat ini. Padahal, upgrade website ini sangat Anda perlukan untuk semakin memperlancar kinerja hosting yang Anda gunakan tersebut.

5. Tidak Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Saat ini, banyak sekali perusahaan yang menyediakan jasa pembuatan web hosting, mulai yang berkualitas hingga yang abal-abal. Tentu saja, hanya perusahaan penyedia jasa hosting yang berkualitas yang ingin Anda gunakan, bukan? Namun, agar bisa mengetahui berkualitas atau tidaknya sebuah penyedia hosting, diperlukan riset terlebih dahulu. Sayangnya, tidak semua orang melakukan hal ini. Akibatnya, banyak dari mereka yang akhirnya terjebak dengan memilih penyedia jasa hosting murah dan abal-abal.

Things You Need to Know About Cloud Hosting

Cloud hosting is one of the most convenient ways of managing a website. It is a service which provides hosting services for online websites on some virtual servers that can get their computing data and resources from an underlying, extensive networks belonging to physical servers of the web. The computing method of a cloud hosting’s utility model also available as a service instead of a product and hence more or less similar with conventional utilities such as gas and electricity. Generally speaking, the client of this service is able to tap into their services as much as what necessary for them. The customers would only pay the amount of services they use, and everything will also depends on their website’s demands. Cloud hosting exists as one alternative to host websites that are available on single servers, either shared or dedicated, and could be considered as an extensive form of a clustered hosting service, in which there are multiple servers used to host the websites. However, with cloud hosting system, the servers’ network are often taken from different locations and is very vast, hence why it is capable of hosting websites that need a huge amount of data.

Cloud hosting can be classified as both platform as a service and infrastructure as a service, practically speaking. There are differences between these two classifications though. On a platform as a service category, the client is provided by a virtualized hardware resources which they can use to install their own software environment on it, but, along with it, they are also provided with the software environment of it as part of the solution stack. On the other hand, infrastructure as a service offers a virtualized hardware resource in which they can install a software environment of their own choice. Businesses that deal with complicated IT infrastructure and have a team of experienced professionals in IT under their wings might prefer to go with the freer IaaS model as it is a much more customizable option, however others might opt for the easier PaaS option. Virtual Data Centre or VDC is a development of the cloud hosting’s concept, meant for customers who work in an enterprise. Virtual Data Centre employs a virtualized network of various servers available in the cloud data which could be used in order to host all of the IT operations of a business, its websites are not an exception.

The use of public cloud data models is a more obvious example of cloud hosting, which is basically hosting websites on virtual servers that capable of pulling resources from the same source as another publicly available virtual serves. There are so many benefits and features that are offered by cloud hosting services in general. The first is the reliability, in which it can be relied on at any times even if one server is offline. Some cloud hosting service can even go on when an entirety of data centre goes down. Physical security is another thing which is promised by many cloud hosting services, as there is always the possibility of people disrupting the data when they are on-site. Flexibility and scalability are another benefit which can be gained from using cloud hosting services, as resources are always available in real time on demands and not restrained by physical capacity of just one server. Utility costing as well as load balancing which is responsive are some of the features and benefits that one can gain from a cloud hosting. There are two type of cloud services  Linux Cloud Server and Windows Cloud Server